Latest Post

4Pilar Kebangsaan Alek Nagari Berok Nipah Amicus curiae Antisipasi El Nino Anugerah Media Center Apeksi APSMC Asean Asrizal Aziz Audy Joinaldy AYCM Baiturrahmah Bakti Sosial Banjir Banjir Bandang Banjir Kota Padang Banjir Sumbar Bank Nagari Bantuan Banjir Bantuan Banjir Padang Bantuan Untuk Palestina Basarnas Batang Arau Batipuah Baznas Bencana Sumbar Benny Utama Berbagi dan Santuni Anak Yatim Berbagi takjil BIC BIC Halal Korea Bimas Bimbingan Perkawinan Bimtek Bintara Biografi Bisnis BKPSDM BMKG BNI BNN BNPB BPBD BPBD Sumbar BPD BPJS BPK BPKP BRI BRI Peduli BRI RO BRI RO Padang Budi Gunadi Sadikin Bukittinggi Bulan Bahagia Ramadhan Bulog Bumi Minang Burung BWS BWS V Cawako Hidayat Chery CKS Command Center 112 Crossing Lines Daerah Dandim 0312 Dealer Dekopinda Demo Dendang KIM Dendang Lagu KIM Depot Air Deta Dewan Pers Digitalisasi Dinas Keaehatan Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Sumar Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Sosial Dio Live Musik Dirjen Imigrasi Dishub Disnaker Disnakertrans Ditlantas DLH Donny Ermawan Taufanto Donor Darah DPD LPM DPD RI DPP KJI DPR RI DPRD DPRD Kota Padang DPRD Sumbar DPW KJI Drill tsunami Dubalang Kota e-katalog EDC Ekonimi Ekonomi Ekonomi Kreatif Ekos Albar Ekspor Energi SDA Epyardi-Ekos Epyyardi Asda ESDM Fadly Amran Fadly-Maigus Festival Juadah Festival Muaro Padang Filipina Gambir Gangguan Pelayanan Air Gedung Azhari Gerakan Rakyat Government Public Relations Green Campus Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) HAKI HAKORDIA HAM Hanura Hari Amal Bakti Hari Kanker se dunia Hari Kebangkitan Nasional Hari Libur Nasional Hiburan Hiburan Musik Hipmi Hizbul Wathan Hoaks HPN 2025 Hukum Hukum dan Ham HUT 21 DPD HUT BRI 129 HUT ke 192 HUT Kota Padang 356 HUT TNI Idul Adha IKAPSO Iklan IKMN IKW RI IKWI Sumbar Imamika Industri Pertahanan Internasional Investasi Bidang Pendidikan Irman Gusman Irwan Basir Jakarta Jaksa Agung Muda Intelijen Jasa Raharja Jepang Job Fair 2025 Job Fair Hybrid Jobfair Padang 2025 Jongguk Maransi Siagian Judi Online Kab. Malawi Kab. Sijunjung Kajati Kajati Menyapa Kalimantan Barat Kampung Jawa Kampus KAN Kanazawa University Karang Taruna Karate Kebakaran Kebakaran Hutan Kebebasan Pers Kejaksaan Tinggi Kejati Kemenag Kemenag Kota Padang Kemendikburistek Kemenhan Kemenkes Kemenkumham Kemenlu Kementerian ESDM Kementerian Kelautan dan Perikanan kementrian kelautan dan perikanan Kemhan Kerjasama transfer teknologi Kesbangpol Kesehatan Ketahanan Pangan KI Kim Soo Il Kisah Surao Tuo Kita Padang KJI KJI Bukittinggi KJP KKLA KLHK KOBAR Lawan Dengue Kolaborasi Jurnalis Indonesia Kominfo Komisi Informasi KONI Koni Padang Pariaman KONI Sumbar Koperasi Koperasi Merah Putih Korem 032 Korem 032 Wirabraja Kota atua Padang Kota Padang Kota Tua KPI KPID KPK KPU Krarcab 03 kriminal KUA Kuliner Kutbah Jumat Labuan Batu Lampung Lapangan Minyak dan Gas Bumi Laskar Merah Putih Lawan Dengue Lawan Hoaks Lazizmu Lebaran 2024 Legislatif Lemkari Leonardy Harmainy Lingkungan Hidup LKAAM LMP LMP Macap Kota Padang Logistik Lokasi Terdampak Banjir Bandang Longsor Longsor Kab. Bandung Barat LPK Proklamator LPM Lubuk Basung Lukisan Macab LMP Maestro Magang Jepang Mahakam Mahasiswa Mahyeldi Ansharullah Maigus Nasir Malam Lailatul Qadar Malam Minggu Malaysia MAN 1 Maygus Nasir MBG Megathrust Menag Mendagri Menhan Menhub Menperin Mentawai Minyak dan Gas Moge MBBI Moil Momen Ramadhan dan Lebaran MTsN 5 MTsS Dhuafa Muaro Mudik Bareng 2024 Mudik Ceria Penuh Makna Mudik Gratis 2024 Mudik Lancar 2024 Nadem Nagari Sikabu Nanda Nasdem Nasional National Defence Academy Jepang Newsroom Nusantara Nuzul Quran Oesman Sapta Ogranisasi Melanesia Spearhead Group (MSG) Ogranisasi PBB OJK Olahraga Organisasi Cinta Kasih Sayang Ormas Lintas Sektor Oso Grup Paang Pabasko Pacu Kudo Pacu Kudo 2025 Padabg Pariaman Padand Padang Padang Ekraf Padang Eye Center. RS Mata PEC Padang Magek Padang Panjang Padang Pariaman Padang Rancak Paertai Demokrat Pafang Pariaman Painan Pameran Lukisan PAN pandidikan Panen Padi Pangan Pantai Air Manis Pantai Padang Pantai Pasir Jambak Pariaman Pariwisata Pariwusata Parlemen Partai Demokrat Sumbar Partai Nasdem Partai Umat Pasang Pasar Malam Pasar Murah Paskibraka PDAM Pekanbaru Pelabuhan Muaro Padang Pelantikan Gubernur Sumbar Pelantikan KSAU Pemadaman Listrik Pemancungan Pemilu 2024 Pemko Padang Pemunguntan Suara Ulang (PSU) MK Penanggulangan TB Penangkapan Transhipment Pendidikan Pendidikan Anti Korupsi Pendidikan dan Kebudayaan Penerimaan Pengalihan isu Penghargaan Anti Suap Penghargaan APPI 2024 Penghulu Pengunsi Rohingya Perdagangan Perhiptani Sumbar Perhubungan Peristiwa Perkebunan Perpustakaan Perpustakaan Daerah Pers Release Persiapan Angkutan Lebaran 2024 Pertamina Hulu Energi Pertanian Perti Perumdam Perwati Pesantren Darul Ulum Pesawat Super Herkules Pesisir Selatan Pesona Kampus Hijau Pesta Petani Tangguh pgai Pilgub Sumbar Pilkada Pilkada Sumbar PJKP PKB PKDP Polda Polda Sumbar Poleri Polhukam Police Commissioners and Police Ministers Meeting Politik Polresta Polresta Padang Polri Polsek Padang Selatan Porseni POS Indonesia PPPK Prabowo Subianto Pramuka Presiden Jokowi stabilkan harga Beras Program API Sarpras PTV Program Infrastruktur Program Kerja Stategis PSDABK PSU DPD RI 2024 PUPR QRIS Qurban Raimuna Rakernas Rakerwil Ramadhan 2025 Ramadhan Berbagi Ramadhan Berkah RAN-GPI Rapat Paripurna 2024/2025 Rapim Muhammadiyah Remaja Masjid Rendang Renovasi SDN 14 Resepsi Reses RSUD dr. Rasidin Rumah Wartawan Dibakar Rumania Safari Ramadan Sangar Seni Budaya Indonesia SAPA KUA Sate Mak Etek Satgas Pornografi Anak Satpol PP Satwa Liar Sekda Andre Sekjen Kemhan Sembako Seni SFPTI Silaturrahmi Simulasi Tsunami Siti Nurbaya SJS Plaza Lapai Skateboard Skateland SMA Adabiah SMAN 14 SMAN 3 Smart Surau SMK Dhuafa Nusantara SMK Pratama SMPN35 Solok Spirit Stanting STIT Stok Ikan Mencukupi saat Lebaran 2024 Sumarak Ramadan Sumbar Sumbar Expo Sungai Batang Arau Surfing Swaswmbada Pangan Swis Tanah Datar Tanggap Darurat Tanggap Darurat Bencana Tantangan Era Digital TBC Ternate TIN TNI TNI AU Tolitoli Tongkrongan Anak Muda Tour de Singkarak Tour of Kemala Tradisi Minang Padang Pariaman Trans Padang Transportasi UKM UKW UMKM Umrah UMSB Unand Unesco Untar Urut Tradisional Vanuatu Volly Ball FKA CUP wakaf Walaf Walikota Wamen Nezar Patria Weis 2025 Wies Wies 2025 Wilayah Pertambangan Rakyat Wisata Wisata Konservasi Laut Yaqut Cholil Qoumas Yasonna H. Laoly Z-Auto

(Fadly Amran  menorehkan prestasi dengan menerima Lencana Darmabakti di Hari Pramuka)

Padang, Lenteraindonews.com --  Wali Kota Padang Fadly Amran kembali menorehkan prestasi dengan menerima Lencana Darmabakti dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka Nasional yang digelar di Balai Kota Padang, Selasa (18/11/2025). 

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan kepeduliannya yang tinggi dalam membina generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Penghargaan disematkan dalam acara yang juga merupakan bagian dari pelaksanaan Raimuna Daerah VII Gerakan Pramuka Sumatera Barat. Dalam sambutannya, Fadly menyatakan rasa syukurnya karena Kota Padang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan bergengsi tersebut.

“Kita bersyukur Raimuna tahun ini diadakan di Kota Padang. Terima kasih kepada Kwarda, Kakak Audy, dan tentu Kakak Wakil Kwarnas yang hadir, serta seluruh kakak-kakak dari seluruh Sumatera Barat,” ujar Fadly.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Raimuna ini merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk terus menggerakkan dan memperkuat Gerakan Pramuka di Sumbar. “Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam membina generasi muda, khususnya di Kota Padang,” tambahnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Audy Joinaldy, Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar. Ia menjelaskan bahwa Raimuna berperan sebagai wadah pembinaan penting bagi peserta untuk mengasah kreativitas, kepemimpinan, dan kemandirian.

Sementara itu, Totok Siswanto, Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Raimuna di Kota Padang. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ruang strategis untuk mempererat persaudaraan dan memperluas wawasan peserta dari berbagai daerah. (Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com – Kota Padang kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat, Selasa (18/11/2025) malam. Kota ini menyandang predikat Kota Informatif, sementara Wakil Wali Kota, Hendri Septa, memperoleh penghargaan "Achievement Motivation Person 2025".

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra, di Auditorium Gubernuran. Pencapaian ini menjadi penutup tahun 2025 yang gemilang bagi Pemerintah Kota Padang.

Wakil Wali Kota Hendri Septa menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan ini, terlebih karena diraih pada tahun pertama kepemimpinannya bersama Wali Kota Fadly Amran. "Prestasi ini punya makna besar, sebab berkaitan erat dengan keterbukaan informasi," ujarnya didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Boby Firman.

Maigus menegaskan bahwa komitmen pemerintah dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui program Padang Amanah terus berjalan. Tujuannya jelas, agar masyarakat dapat mengakses informasi publik secara terbuka, mudah, di mana saja dan kapan saja.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daah (OPD) terkait yang telah berperan aktif dalam mengembangkan dan memperkuat sistem keterbukaan informasi melalui berbagai aplikasi pelayanan publik. Ia berjanji bahwa seluruh capaian ini akan terus ditingkatkan untuk kemudahan dan kesejahteraan masyarakat. (Aldi)

"Kota Padang sendiri telah membuktikan kesiapan dan kesuksesan sistemnya melalui sejumlah drill tanggap bencana, termasuk drill tsunami skala besar yang melibatkan ribuan warga dan berbagai instansi".

Padang, Lenteraindonews.com --Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur aktif mencari solusi untuk menutupi kesenjangan dalam penyediaan layanan darurat terintegrasi yang responsif bagi warganya. Upaya percepatan ini diwujudkan dengan mempelajari langsung kejayaan Padang Command Center (PCC) 112, yang telah menjadi rujukan nasional.

Rombongan Pemkab Lampung Timur yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Azwar Hadi melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Kota Padang pada Senin (17/11/2025). 

Kunjungan ini merupakan bentuk study tiru untuk mengadopsi sistem PCC 112 guna memperkuat call center yang baru mereka luncurkan pada 22 Oktober 2025 lalu.

Di ruang command center Lantai II Balai Kota Padang, tim dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang memberikan penjelasan mendetail mengenai operasional PCC 112. Mereka memaparkan mekanisme kerja dari hulu ke hilir dalam menangani berbagai laporan dan situasi darurat dari masyarakat.

Kota Padang sendiri telah membuktikan kesiapan dan kesuksesan sistemnya melalui sejumlah drill tanggap bencana, termasuk drill tsunami skala besar yang melibatkan ribuan warga dan berbagai instansi.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Timur, Mansyur Syah, mengakui bahwa kunjungan ini memberikan banyak pelajaran berharga. "Banyak hal yang kami peroleh. Bukan hanya call center, tapi banyak program-program lain yang sudah berjalan di Kota Padang, mungkin akan kami adopsi sesuai kebutuhan di daerah kami," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Padang melalui Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmen penuhnya. “Pemko Padang siap berkolaborasi dan membantu sesuai kebutuhan,” tegas Maigus Nasir, menegaskan dukungan untuk keberhasilan penerapan sistem serupa di Lampung Timur.

Melalui kolaborasi antar daerah ini, kedua pemerintah daerah berharap dapat tercipta transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas. Tujuannya adalah untuk membangun tata kelola layanan publik yang lebih modern dan efisien.

Pada akhirnya, sinergi antara Kota Padang dan Kabupaten Lampung Timur ini diharapkan mampu mewujudkan layanan darurat yang lebih cepat dan responsif. Layanan yang prima ini diyakini akan memberikan manfaat serta rasa aman yang langsung dirasakan oleh masyarakat di kedua daerah. (Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com -- Hari kedua, rangkaian Konferensi Wakaf Internasional 2025 bertajuk "Wakaf Investment Gathering & Sumber Wakaf Export" di Hotel Truntum, Padang, pada Minggu (16/11/2025). 

Mahyeldi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mentransformasi pengelolaan wakaf dari paradigma tradisional menjadi instrumen investasi sosial yang modern, profesional, dan berkelanjutan.

“Di abad 21, kita ditantang untuk menafsirkan kembali wakaf dalam konteks modern. Wakaf bukan hanya amal ibadah, tetapi juga instrumen investasi sosial yang profesional, transparan, dan produktif,” tegas Gubernur.


Tiga Pilar dan Lima Fokus Pengembangan

Untuk mewujudkan hal tersebut, Gubernur memaparkan tiga pilar utama dalam membangun ekosistem wakaf di Sumatera Barat:

1. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga wakaf.

2. Konektivitas investasi syariah antara sektor publik, swasta, dan lembaga sosial.

3. Kreativitas pengelolaan aset wakaf produktif dengan pendekatan teknologi digital dan prinsip keberlanjutan.

Lima fokus pengembangan wakaf ke depan meliputi:

1. Pendidikan dan riset untuk menjadikan wakaf sebagai pilar pendidikan Islam modern.

2. Pengembangan wakaf produktif berbasis pertanian untuk ketahanan pangan.

3. Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) syariah.

4. Teknologi dan digitalisasi wakaf melalui sistem informasi yang akuntabel.

5. Penguatan jaringan kolaborasi antara lembaga wakaf, investor, dan pemerintah.


Lima Proyek Wakaf Strategis Ditawarkan kepada Investor

Sebagai bentuk implementasi nyata, dalam forum ini diperkenalkan sejumlah proyek wakaf strategis yang terbuka untuk kemitraan dan investasi, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp 855 Miliar. Proyek-proyek tersebut adalah:

1. Pembangunan RSUD Dr. Ahmad Muftar, Bukittinggi (Nilai: ~Rp 439 Miliar / ~$26 Juta USD).

2. Pengembangan RSUD Muhammad Natsir, Solok (Nilai: ~Rp 380 Miliar / ~$22 Juta USD).

3. Pengembangan RSUD Muhammad Yamin, Payakumbuh (Nilai: ~$1,9 Juta USD).

4. Pengembangan Kompleks Setarikat Ilmu Al-Qur'an Sumatera Barat (masjid, gedung kuliah, asrama) (Nilai: ~Rp 35 Miliar / ~$2,2 Juta USD).

5. Berbagai Usaha Ekonomi Produktif (Nilai: ~Rp 6,3 Miliar).

“Kami mengajak para investor dan pelaku usaha yang hadir untuk melihat Sumatera Barat sebagai tanah yang subur untuk pengembangan wakaf produktif. Setiap rupiah yang ditanamkan tidak hanya menghasilkan keuntungan dunia, tetapi juga pahala dan keberkahan di akhirat,” pungkas Gubernur Mahyeldi.

Acara yang dihadiri oleh tamu kehormatan dari Kuwait, Mesir, Maroko, Arab Saudi, Malaysia, serta diaspora Minang ini diharapkan dapat menjadi katalisator untuk menjadikan Sumatera Barat sebagai pusat pengelolaan wakaf modern dan investasi syariah terdepan di Indonesia.(Aldi)

 

Padang Panjang, Lenteraindonews.com --  Guna menjunjung tinggi dan melestarikan kearifan lokal, Niniak Mamak, Bundo Kanduang beserta Puti Bunsu Nagari Batipuah Ateh hadir memeriahkan Festival Budaya Pabasko dan Pesta Rakyat di Kota Padang Panjang. Gelaran yang mengusung semangat "Manjalin Satu Raso di dalam Budayo" ini dihelat untuk memperkuat jati diri budaya Minangkabau.

Melalui festival ini, sejarah gemilang Padang Panjang sebagai pusat perekonomian kembali diungkit. Kota ini dahulunya merupakan sentral "Pasar Serikat" yang mempersatukan tiga nagari: Padang Panjang, Batipuah, dan X Koto. Kehadiran Pabasko dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali kejayaan masa lalu yang sempat meredup.

Keikutsertaan para pemangku adat dalam acara ini menegaskan komitmen kolektif untuk merawat warisan leluhur. Mereka berharap, nilai-nilai budaya serta sejarah panjang ini tidak tergerus zaman, tetapi tetap lestari dan dapat dibanggakan untuk generasi mendatang.

Festival Budaya Pabasko dan Pesta Rakyat ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya merawat budaya serta memperkokoh rasa satuan dan persaudaraan antarwarga, khususnya di Nagari Batipuah Ateh dan wilayah sekitarnya. (Novall)

Padang, Lenteraindonews.com – Kota Padang menjadi pusat perhatian dunia dengan menyelenggarakan Konferensi Wakaf Internasional 2025. Acara bertajuk "Wakaf untuk Pembangunan Berkelanjutan" ini berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 November 2025, di Truntum Hotel Padang, sebagai hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Konferensi ini menghadirkan ribuan peserta dan sejumlah tokoh nasional serta internasional terkemuka. Hadir antara lain Wakil Presiden RI ke-13, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Kairo, Prof. Muhammad Ad-Duwaini. Acara juga dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara, termasuk perwakilan lembaga keuangan syariah dan akademisi dari Timur Tengah.


Revolusi Mindset: Dari Amal ke Instrumen Ekonomi

Dalam pidato Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan kunci yang menyerukan perubahan mendasar dalam memandang wakaf.

"Kita telah lama terbuai dengan wakaf sebagai amal ritual individu. Saatnya kita geser mindset ini. Wakaf adalah instrumen ekonomi strategis yang pernah melahirkan peradaban, dari pesantren hingga universitas. Sekarang, tugas kita adalah menghidupkan kembali roh produktivitasnya," seru Mahyeldi.


Bangunkan 'Raksasa Tidur' Aset Wakaf

Gubernur menyoroti potensi besar yang belum tergarap optimal. Ia menyebut data Badan Wakaf Indonesia yang mencatat aset wakaf nasional mencapai Rp 2.000 triliun dengan tanah wakaf seluas 57 ribu hektar. Namun, mayoritas aset ini masih "tidur" atau hanya dimanfaatkan secara konsumtif.

"Lihatlah tanah wakaf seluas 57 ribu hektar dan aset senilai Rp 2.000 triliun itu. Ini adalah modal dasar untuk membebaskan umat dari jerat kemiskinan," tegas Mahyeldi. "Namun, kita masih berkutat pada wakaf untuk kuburan dan musala. Ini bukan salah, tetapi tidak cukup. Kita harus berani berinovasi."


Langkah Konkret: Literasi Digital dan Pembentukan Badan Wakaf

Dalam penjelasan eksklusif, Mahyeldi memaparkan langkah strategis untuk mewujudkan visinya. Langkah pertama adalah literasi dan transformasi digital.

"Masyarakat dan nazhir (pengelola wakaf) harus diedukasi bahwa wakaf uang, wakaf saham, dan wakaf untuk usaha produktif itu mungkin dan halal. Kami di Sumbar akan mempelopori platform digital untuk memudahkan transaksi dan mengawasi pengelolaan wakaf agar transparan dan akuntabel," jelasnya.

Lebih lanjut, Mahyeldi menekankan bahwa Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, pembentukan Badan Wakaf Sumbar akan dipercepat.

"Lembaga ini nantinya akan menjadi motor yang bersinergi dengan Badan Wakaf Indonesia, Bank Nagari Syariah, dan pelaku ekonomi syariah lainnya untuk menciptakan ekosistem yang memungkinkan aset wakaf dikelola secara profesional, layaknya sebuah fund management yang beretika," pungkasnya.

Dengan komitmen dan langkah konkret ini, Mahyeldi menegaskan bahwa Sumatera Barat siap menjadi epicentrum atau pusat kebangkitan wakaf produktif di Indonesia. (Aldi)



(LPK Proklamator hadir di Jobfair Padang 2025, mempersiapkan siswa Magang ke Jepang untuk tahun 2026)

Padang, Lenteraindonews.com -- LPK Proklamator hadir di Jobfair Padang 2025. Sebagai bentuk eksistensi yang tinggi di tengah tengah masyarakat. LPK Proklamator Maju Indonesia berdiri sejak 2008. Setahun kemudian telah mengirim siswa ke Jepang untuk pertamakali tahun 2009.

Sampai sekarang 2025 sudah ribuan warga padang dikirim ke Jepang. LPK ini telah menjadi fasilitator terpercaya dan bahkan kerap berkolaborasi dengan pemerintah kota Padang.

Mitra  LPK Proklamator dengan Pemerintah Jepang :
Bekerja sama dengan berbagai Perusahaan Penerima (Kumiai) dan Sending Organization (SO) resmi di Jepang.  Proklamator memastikan keamanan dan legalitas penempatan bagi setiap pesertanya.

Bidang Penempatan Magang
Beberapa bidang kerja yang secara rutin dibutuhkan perusahaan di Jepang meliputi:

1. Sektor Pertanian (Nogyo):  Pelajari teknik pertanian berteknologi tinggi di negara maju.
2. Sektor Manufaktur/Industri:  Spesialisasi dalam pekerjaan pengelasan (welding) yang sangat dibutuhkan di berbagai industri.
3. Sektor Pengolahan Makanan:  Pabrik pengolahan hasil pangan dengan standar kebersihan dan keamanan yang ketat.

(Jepang dengan pemandangan gunung musim semi)

Persiapan Bahasa Jepang Sangat Penting :
Sesampai di Jepang negara dengan disiplin dan sopan santun yang tinggi. Siswa harus bisa bicara dan berdialog di warga  Jepang.

LPK Proklamator menyediakan pelatihan spesifik sesuai dengan bidang yang dipilih. Pelatihan ini mencakup pembekalan bahasa Jepang, teknis kerja, serta pemahaman budaya, sehingga hari pertama tiba di Jepang anda tidak canggung

Alamat dan Kontak LPK Proklamator
Jangan ragu untuk mewujudkan impian kerja ke Jepang! Segera hubungi LPK Proklamator untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, biaya, dan detail program magang dengan gaji menarik ini.

Alamat Kantor:
Jl. Batang Arau No. 88 A/9, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kontak Resmi:
· WhatsApp: +62 831-4402-6642
· Instagram: @lpkproklamator.padang
· Facebook: Lpk Ply Padang

(Tim Media/Aldi)

(Hari pertama Padang Jobfair 2025, Gedung Youth Center dipadati para pecbari kerja)

Padang, Lenteraindonews.com -- Gelaran Job Fair Padang 2025 yang berlangsung pada 12-13 November di Gedung Youth Center sukses memikat minat ribuan pencari kerja. Tim media Lenteraindonews langsung meliput kegiatan pembukaan  venue stand acara sejak pagi hari. Rabu, (12/11/2026)

Sebanyak 50 perusahaan ternama membuka lebih dari 1.377 lowongan pekerjaan dalam bursa kerja yang digelar hybrid ini. 

(Salah satu veneu Lowongan Kerja ke luar negeri Jepang, Korea dan Aystralia)

Apk Padang Mobile, turut membantu pencari kerja mendapatkan info JOB seputar kota Padang.

Respons masyarakat yang hadir membuktikan tingginya minat pencari kerja di Kota Padang, antusias mengunjungi setiap booth perusahaan dan melakukan wawancara langsung memberikan company profile pelamar.

(Stand perusahaan swasta, perhotelan dan perusahaan finansial hadir melengkapi pilihan kerja bagi pelamar)

Job fair tahun ini dapat menekan angka pengangguran dan membantu para pencari kerja mendapatkan pekerjaan. Sebagaimana komitmen Pemko Padang dalam membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi pencari kerja di kota ini. (Aldi)


Padang, Lenteraindonews.com – Dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi yang kian menggerus nilai-nilai lokal, Pemerintah Kota Padang secara serius menggalakkan pelestarian Bahasa Minangkabau. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keberlangsungan identitas budaya Minangkabau di kalangan generasi muda.

Imbauan tersebut disampaikan dengan tegas oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Syamdani, pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat SD dan SMP se-Kota Padang, Rabu (12/11/2015). 

Syamdani menekankan bahwa bahasa daerah memegang peran yang jauh lebih vital daripada sekadar alat komunikasi sehari-hari.

"Bahasa Minangkabau bukan sekadar untuk bertutur, tetapi adalah jantung kebudayaan sekaligus identitas kita yang paling hakiki. Jika bahasanya punah, maka runtuh pula fondasi kebudayaan kita," ujar Syamdani dalam sambutannya. Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran akan menurunnya penguasaan bahasa daerah di kalangan anak muda.

Lebih dalam, Syamdani menghubungkan pelestarian bahasa dengan filosofi hidup Alam Takambang Jadi Guru. Ia menjelaskan bahwa kearifan lokal ini mengajarkan untuk belajar dari segala fenomena alam dan sosial. "Nilai ini harus kita hidupkan kembali. Memahami bahasa berarti memahami cara pikir dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, yang semua itu bersumber dari alam yang takambang ini," tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang telah menerbitkan surat edaran ke seluruh sekolah untuk menerapkan program satu hari berbahasa Minangkabau, yaitu setiap hari Selasa. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung praktik berbahasa secara konsisten.

Festival Tunas Bahasa Ibu sendiri hadir sebagai implementasi sekaligus pemantik semangat. Melalui berbagai lomba seperti mendongeng, pidato, dan baca puisi dalam bahasa Minangkabau, diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan dan rasa kepemilikan generasi muda terhadap bahasa ibunya. Upaya kolektif ini diharapkan mampu mengatasi tantangan zaman dan memastikan warisan luhur ini tetap lestari. (Aldi)

(Pantai Air Manis sebagai icon pariwisata Kota Padang, sinergi Komando Daerah Maritim (Kodaeral) II dengan Pemerintah Kota Padang)

Padang, Lenteraindonews.com -- Pantai Air Manis, salah satu ikon wisata utama Kota Padang, menjadi lokasi aksi bersih-bersih dan penghijauan dalam sebuah kolaborasi strategis pada Rabu (12/11/2025). 

Kegiatan ini mempertemukan jajaran Komando Daerah Maritim (Kodaeral) II dengan Pemerintah Kota Padang, menandai sinergi konkret antara TNI AL dan pemerintah daerah.


Sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Armada RI 2025, aksi ini tidak hanya berfokus pada pembersihan kawasan pantai. Sebanyak 125 peserta yang terlibat juga menanam 100 bibit pohon kelapa hibrida untuk memperindah dan melestarikan lingkungan pantai. Keindahan pantai yang bersih dan asri merupakan daya tarik utama bagi wisatawan, yang secara langsung mendongkrak kunjungan dan perekonomian pariwisata lokal.


Perwira Pembantu Komsos Kodaeral II, Letkol Laut (PM) Enriko Sandro, menegaskan komitmen TNI AL untuk turut serta dalam pembangunan daerah. "Kami berkolaborasi dengan Pemko Padang membersihkan Pantai Air Manis, objek wisata terkenal ini, sekaligus menanam pohon untuk masa depan," ujarnya. Ini merupakan aksi kedua setelah sebelumnya dilakukan di Kota Pariaman.


Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyambut hangat inisiatif ini. Ia menyatakan kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi lintas sektoral yang luar biasa. "Kami apresiasi mendalam kepada jajaran Kodaeral II. TNI AL hadir tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga di tengah masyarakat," kata Yudi.


Yudi menekankan bahwa kebersihan dan kenyamanan destinasi adalah "wajah" pariwisata Padang. Targetnya bukan sekadar keramaian, tetapi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. "Wisatawan harus membawa kenangan indah akan pantai yang bersih. Semoga sinergi ini terus terjalin," tutupnya, berharap aksi ini menjadi momentum bagi kesadaran kolektif yang lebih luas. (Aldi)

(Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar bersama Anggota DPRD Iswanto Kwara pembukaa. Alek
Nagari Berok Nipah)
 


Padang, Lenteraindonews.com – Warna-warna keberagaman budaya dan toleransi warga Kelurahan Berok Nipah ditampilkan meriah dalam Alek Nagari Berok Nipah, Selasa (11/11/2025). 


Kegiatan yang mengusung tema "Menuju Integrasi Masyarakat Multikultural" ini menjadi bukti nyata kehidupan masyarakat yang rukun dalam perbedaan.


Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar, memberikan apresiasi tinggi kepada Anggota DPRD Iswanto Kwara yang menginisiasi acara ini. "Ini bentuk perhatian DPRD yang bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat," ujarnya.


Andree menegaskan bahwa acara ini juga merupakan implementasi dari program unggulan Pemko Padang, yaitu Jelajah Padang dan Padang Melayani, yang bertujuan mempererat jalinan rasa antar suku, agama, dan ras.


Menurut Ketua Pelaksana, Sri Utami, Alek Nagari tidak hanya menjadi wadah pelestarian adat dan budaya berbagai etnis, sekaligus menjadi ruang aktualisasi bagi seni tradisi dan modern untuk bertemu. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menggairahkan perekonomian lokal dengan melibatkan para pelaku UMKM.


Dukungan penuh dari seluruh unsur masyarakat kelurahan menjadi kunci sukses acara ini. Semua pihak bahu-membahu menyukseskan setiap rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.


Camat Padang Barat, Pagara, menyatakan bahwa event ini adalah bukti nyata keanekaragaman budaya yang dapat memperkuat sinergi antarwarga. "Alek Nagari ini menjadi media efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda sekaligus menarik minat wisatawan," jelasnya. "Kita punya kesempatan saling belajar dan memupuk toleransi," pungkasnya. (Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengajak para pencari kerja untuk memanfaatkan aplikasi "Padang Mobile" sebagai pintu utama mengakses "Padang Job Fair 2025". Imbauan ini disampaikan menanggapi jumlah pendaftar daring yang masih rendah, hanya 161 orang, padahal tersedia 1.377 lowongan dari 50 perusahaan ternama.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, menekankan bahwa aplikasi "Padang Mobile" sengaja dirancang untuk memudahkan para pencari kerja. "Melalui 'Padang Mobile', anak muda bisa mencari dan melamar kerja secara praktis dari mana saja. Pendaftaran daring kami buka lebih awal agar lebih banyak yang terbantu tanpa harus berkerumun," jelas Ferri di Balai Kota Padang, Senin (10/11/2025) sore.

Apa Saja Keunggulan "Padang Mobile"?

Aplikasi ini menyediakan akses lengkap ke lowongan kerja terpercaya dari puluhan perusahaan. Semua informasi telah diverifikasi, mengurangi risiko penipuan. Proses pendaftarannya pun mudah dan cepat, tanpa perlu mencetak dokumen fisik pada tahap awal.

Dengan mendaftar lewat aplikasi, pencari kerja juga menghemat waktu dan menghindari antrean saat job fair tatap muka. Antarmuka "Padang Mobile" didesain sederhana, sehingga mudah digunakan bahkan bagi yang kurang terbiasa dengan teknologi.

"Jangan lewatkan peluang ini. Segera unduh dan daftar melalui 'Padang Mobile'. Jangan sampai menyesal karena lowongannya terlewat," pesan Didi Aryadi, Asisten II Setdako Padang. Didi menambahkan, "Ini aplikasi resmi Pemko, aman, dan sangat membantu. Bisa jadi banyak yang belum menyadari kemudahan yang ditawarkan."

Profil Pendaftar Hingga Senin Sore:

Secara total, tercatat 161 orang telah mendaftar, dengan komposisi 87 perempuan dan 74 laki-laki. Sebagian besar pendaftar merupakan lulusan S-1/D-IV/Profesi (120 orang), diikuti D-III (24 orang), SLTA sederajat (14 orang), dan S-2 (3 orang).

Tatap Muka Secara Ofline : 

Bursa kerja tatap muka tetap berlangsung pada 12-13 November 2024 di Gedung Youth Center. Namun, pendaftaran melalui "Padang Mobile" menjadi pilihan yang lebih praktis dan efisien.

Cara Mendaftar Aplikasi Padangmobile :
Unduh aplikasi"Padang Mobile" gratis dari Play Store, buka menu "Padang Job Fair 2025", ikuti panduan pendaftaran, lalu lengkapi data diri dan lamar lowongan yang sesuai.

Masa depan karir kini ada di genggaman. Manfaatkan "Padang Mobile" untuk mewujudkan impian mendapatkan pekerjaan idaman (Aldi)

(Penyerahan Bendera Pataka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat FSPTI, H. Muhammad Nasir kepada Yunisman)


Padang, Lenteraindonews.com -- Masa bakti baru Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (PD FSPTI) Provinsi Sumatera Barat periode 2025-2030 resmi dimulai dengan dilantiknya Yunisman, SE, MM sebagai Ketua PD FSPTI Sumatera Barat dalam acara yang digelar di Kawana Hotel Padang, Senin (10/11/2025).


Pelantikan secara resmi dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat FSPTI, H. Muhammad Nasir, S.E., M.Si., yang hadir khusus dari Jakarta untuk menyaksikan estafet kepemimpinan organisasi di Ranah Minang. Turut hadir memberikan dukungan, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, jajaran Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), serta seluruh pimpinan cabang FSPTI se-Sumatera Barat.


Dalam sambutannya Yunisman menyampaikan komitmennya untuk membawa FSPTI Sumatera Barat menjadi organisasi yang lebih solid dan berpihak pada anggota. "Kami akan bekerja keras untuk memperkuat kelembagaan organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota serta memperjuangkan kesejahteraan para pekerja transportasi di Sumatera Barat," tegasnya.


Acara ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Daerah (Musda) FSPTI Sumatera Barat pada 20 Oktober 2025 lalu. 


Dengan kepemimpinan baru ini, FSPTI Sumatera Barat menaruh harapan besar pada Yunisman untuk dapat mengakselerasi perbaikan nasib pekerja transportasi dan menyelesaikan berbagai tantangan organisasi yang ada, termasuk persoalan BPJS dan tarif pekerja pelabuhan yang selama ini membelit. 


Susunan Kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (PD FSPTI) Provinsi Sumatera Barat periode 2025-2030

Berdasarkan keputusan tersebut, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) yang bertugas memberikan arahan strategis terdiri dari:

1. Drs. H. Muhidi, MM
2. Ir. H. Hendra Irwan Rahim, MM
3. H. Maigus Nasir, M.Pd
4. Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM
5. H. Iskandar, MH
6. Ir. Chandra

Sementara itu, jajaran Pengurus Harian dipimpin oleh Yunisman, SE, MM sebagai Ketua. Dia didampingi oleh sejumlah Wakil Ketua, yaitu Afrizal Chaniago, SH; Efriadi, SE; Hariyanto, SS, SH; Buter Dt. Ampang Lebuh; Zakiruddin; Ikhlas Bakri, SH; dan Yuflizer. 

Untuk menjalankan fungsi administrasi dan keuangan, ditetapkan Akhiruddin, S.Pd sebagai Sekretaris, Erifal Candra, S.Psi sebagai Wakil Sekretaris, dan Salmiwati, A.Md sebagai Bendahara. (Aldi)

(H. Maigus Nasir, S.Pd., M.Pd., Rajo Mangkuto , mengukuhkan pengurus IKAPSO (Ikatan Keluarga Airpura Pancung Soal)

Padang, Lenteraindonews.com --  Wakil Walikota Padang  H. Maigus Nasir, S.Pd., M.Pd., Rajo Mangkuto , mengukuhkan komitmennya dalam pemberdayaan komunitas perantau Pesisir Selatan dengan melantik Kepengurusan IKAPSO (Ikatan Keluarga Airpura Pancung Soal) Kota Padang untuk periode 2025-2030. Acara berlangsung di Gedung Youth Center Padang pada Minggu (09/11/2024)

Dihadapan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, S.H., M.M., Maigus Nasir menyampaikan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru. "Kepada pengurus yang baru dilantik mari kita bersinergi dan berkolaborasi. Pemerintah dengan IKAPSO adalah kunci keberhasilan kita bersama membangun kota Padang," Ujar Maigus.

Pengukuhan kali ini memiliki makna khusus seiring dengan transformasi identitas organisasi. Bermula sebagai IKPS (Ikatan Keluarga Pesisir Selatan), organisasi ini kini berkembang dan memperluas jaringannya dengan resmi berganti nama menjadi IKAPSO (Ikatan Keluarga Airpura Pancung Soal). 

Pujian untuk Prestasi Internasional diraih Kota Padang

Disela pidatonya Maigus Nasir  menyampaikan apresiasi dan prestasi internasional yang diraih  Kota Padang saat ini yaitu penghargaan bergengsi dari forum ICNN (International City/Council Network), khususnya dalam pengembangan kota berbasis digital.

Kota Padang sukses mengimplementasikan konsep Smart City. Kota yang dahulu kerap dianggap tradisional, kini bertransformasi menjadi percontohan bagi kota lain" ujarnya


Dukungan Legislatif Sumbar H. Bakri Bakar

H. Bakri Bakar, anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat, sebagai Pembina IKAPSO, menyampaikan Ikapso siap mendukung program pemerintah seperti smart surau, smart living dan program unggulan lainnya.
"Dengan pengurus yang baru ini menjadi semangat baru bagi Ikapso dalam bersinergi dengan pemerintah" ujar H. Bakri. (Aldi)



(Fadly Amran mendampingi kunjungan verifikasi (visitasi) dilakukan KI Sumbar ke ruang PPID Balai Kota Padang)


Padang, Lenteraindonews.com -- Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan pesat Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam hal keterbukaan informasi publik dengan penilaian masuk tiga besar penilaian tahun 2025, saat kunjungan verifikasi (visitasi) dilakukan KI Sumbar ke ruang PPID Balai Kota Padang, Jumat (7/11/2025).

Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra, menyatakan bahwa Kota Padang menunjukkan "lompatan jauh tinggi". Pencapaian ini kontras dengan dua tahun sebelumnya, di mana peringkat Padang sempat terlempar dari sepuluh besar dan hanya berada di level "menuju informatif". "Kota Padang memaksimalkannya di tahun ini, aktif mengelola PPID dan berkonsultasi ke kami," jelas Musfi.


Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah aksi nyata, bukan sekadar slogan. "Komitmen kami adalah menjalankan program Padang Amanah dengan baik," tegas Fadly. Ia juga menyatakan keterbukaan untuk menerima masukan dari KI untuk perbaikan ke depan.


Selain meninjau ruang PPID, tim KI Sumbar juga mengamati langsung dashboard Padang Command Center (PCC) serta berbagai aplikasi layanan pengaduan seperti "Lapor Padang" dan "Padang Mobile". Kota Padang, bersama Pesisir Selatan dan Solok Selatan, menjadi tiga daerah dengan nilai keterbukaan informasi tertinggi di Sumbar tahun 2025. (Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkenalkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) dalam sebuah sosialisasi di Ocean Beach Hotel, Kamis (6/11/2025). Perda baru ini menggantikan regulasi lama tahun 2005 yang dinilai sudah tidak relevan.

Plt. Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail, dalam sambutannya menegaskan bahwa lahirnya Perda ini merupakan respons atas dinamika sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi yang terus berubah.

“Perkembangan teknologi dan sosial masyarakat saat ini berbanding lurus dengan meningkatnya penyakit sosial. Karena itu, perlu ada aturan baru yang lebih komprehensif untuk menjaga ketertiban dan ketentraman di Kota Padang,” jelas Tarmizi.

Ia menambahkan, melalui Perda ini pemerintah berharap masyarakat memahami dan mematuhi aturan yang telah disesuaikan dengan kondisi kekinian. “Kita ingin Kota Padang menjadi kota yang dilirik wisatawan. Karena itu, ketentraman dan ketertiban umum harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.


Fokus pada Dunia Usaha dan Pariwisata

Pemerintah secara khusus menyoroti peran pelaku usaha dalam mendukung penegakan Trantibum, terutama di sektor pariwisata. Tarmizi menegaskan agar para pelaku usaha mematuhi ketentuan izin usaha, jam operasional, serta tidak menerima pengunjung di bawah umur di tempat hiburan malam.

“Kami tegaskan kepada seluruh pelaku usaha agar menaati aturan. Pemerintah terbuka terhadap masukan, namun perubahan harus diajukan melalui mekanisme yang sesuai,” tegasnya.


Perkuat Peran Masyarakat dan Aparat

Sebagai bentuk penguatan partisipasi masyarakat, Pemko Padang telah membentuk dan mengukuhkan Dubalang Kota Padang pada 30 Oktober 2025. Program ini menjadi bagian dari program unggulan “Padang Sigap” dan berfokus pada upaya preventif di bawah koordinasi Satpol PP.

Dalam kesempatan yang sama, Pemko juga memberikan apresiasi kepada Satpol PP dan Linmas yang selama ini bekerja sama dengan TNI, Polri, dan masyarakat.

"Kepada Satpol PP, kami harapkan terus bekerja profesional, meningkatkan pengawasan, serta tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis," tutup Tarmizi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari optimalisasi program “Padang Amanah”. Ia menyebut Perda baru ini memiliki sejumlah perubahan penting dan akan menjadi payung hukum baru bagi penegakan Trantibum.

"Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat agar Trantibum dapat terwujud secara berkelanjutan," pungkas Chandra.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Padang. (Aldi)

(Wakil Walikota Maigus Nasir, pimpin rapat   Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Padang)


Padang, Lenteraindonews.com -- Pemerintah Kota Padang mendorong percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis menekan angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Padang dalam rapat koordinasi yang digelar untuk menyiapkan lahan pembangunan gerai koperasi,Rabu, (5/11/2025)

Dalam wawancara intensif, Wakil Wali Kota memaparkan sejumlah poin kritis yang menjadi fondasi program nasional ini.

"Pengangguran masih sangat tinggi. Justru itu, dengan kehadiran koperasi, mudah-mudahan akan bisa menyerap lapangan dan tenaga kerja," tegasnya, menekankan fungsi koperasi sebagai pencipta lapangan kerja.

Tak berhenti di situ, ia menjelaskan peran koperasi dalam menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Dengan Koperasi Merah Putih, kita berharap ini akan bisa menghidupkan UMKM-UMKM yang ada. Sehingga ini akan membantu peningkatan ekonomi keluarga atau rumah tangga," ujarnya. 

Lebih lanjut, 104 koperasi yang terbentuk diharapkannya dapat menjadi buffer dan jaringan distribusi yang kuat bagi produk-produk UMKM lokal.

Namun, Maigus juga mengingatkan prinsip utama yang tidak boleh dilanggar. "Kehadiran koperasi tidak boleh mengganggu, melemahkan, apalagi mematikan, usaha-usaha kecil yang ada di sekitar itu. Justru itu, kehadiran koperasi ini menjadi kekuatan penyangga," paparnya, mengutip arahan langsung dari Presiden dan Menteri Koperasi.


Pacu Kecepatan, Kunci di Lahan

Menjawab kendala utama, yaitu ketersediaan lahan, Wakil Wali Kota memberikan instruksi tegas dan tenggat waktu yang jelas. Ia meminta seluruh Lurah dan Camat untuk aktif mencari solusi.

"Pertama, meminta Lurah sebagai Ketua Dewan Pengawas Koperasi Merah Putih bersama pengurus untuk melihat, mencari solusi untuk pengadaan lahan," imbaunya. Ia menyebut sejumlah opsi lahan yang bisa digali, seperti aset TNI, tanah provinsi, atau fasilitas umum (fasum) kota.

Untuk mengejar percepatan, ia memberi batas waktu 2x24 jam bagi setiap kecamatan untuk melaporkan potensi lahan yang telah diverifikasi. "Kita tunggu dalam waktu 1-2 hari ini, mudah-mudahan ada target minimal, target kita, 10-20 di 2025 ini sudah bisa kita siapkan lokasi," tambahnya.


Deadline 10 Oktober: Kunci Eksekusi Pusat

Sebuah deadline kritis disampaikan kepada semua pihak. "Siapa yang masuk sebelum tanggal 10 (Oktober) akan langsung dieksekusi oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia," jelasnya. Ia menegaskan bahwa lahan yang dilaporkan setelah tanggal tersebut tetap memiliki peluang, namun prosesnya akan memakan waktu lebih lama karena harus mengantri.

 "Sangat-sangat optimis, karena dari segi sistem, kita sudah masukin aplikasi. 104 itu sudah terdata dalam aplikasi Kementerian Koperasi. 104 sudah clear seluruhnya, tinggal lagi kunci lahan saja," pungkasnya.

Dengan komitmen dan percepatan ini, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat segera terwujud dan menjadi motor penggerak baru perekonomian masyarakat Kota Padang. (Aldi)

(Wali Kota Padang Fadly Amran mengontak Pusdalops usai tiba di titik kumpul. "Pusdalops, di sini Wali Kota Padang")

Padang, Lenteraindonews.com -- Kota Padang diguncang gempa bumi berkekuatan 8,8 Skala Richter pada Rabu (5/11/2025), disusul peringatan dini tsunami. Pusat gempa berada di 87 km Tenggara Kepulauan Mentawai pada kedalaman 12 km. Kejadian pukul 10.00 WIB itu langsung memicu aksi warga yang bergegas menuju tempat tinggi.

Di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Padang, seluruh personil sigap merespons. Situasi darurat ini langsung mendapat perhatian pimpinan tertinggi.


Wali Kota Langsung Ambil Kendali

Wali Kota Padang Fadly Amran segera mengontak Pusdalops usai tiba di titik kumpul. "Pusdalops, di sini Wali Kota Padang, mohon diinfokan update kejadian gempa barusan," pintanya melalui handy talky.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Albana, melaporkan data gempa real-time dan menyatakan tim masih menunggu konfirmasi resmi peringatan dini pertama dari BMKG.

Aktivasi Sirene dan Koordinasi Intensif

Empat menit pascagempa, Pusdalops mengambil langkah krusial: mengaktivasi sirene peringatan dini tsunami sesuai Perwako No. 63/2021. Albana kembali melapor, "Izin Pak Wali Kota, kami barusan melakukan aktivasi sirene peringatan dini tsunami dan masih berlangsung."

Wali Kota Fadly Amran memerintahkan untuk terus memantau dan memberikan update informasi setiap dua menit.


Drill Kesiapsiagaan, Bukan Bencana Sungguhan

Seluruh rangkaian kejadian yang mencekam tersebut ternyata merupakan bagian dari latihan kesiapsiagaan gempa dan tsunami yang digelar Pemerintah Kota Padang. Simulasi skala penuh ini melibatkan 55 kelurahan, terutama di zona merah tsunami, untuk membiasakan masyarakat menghadapi bencana.

Wali Kota Fadly Amran memantau jalannya latihan dari Hotel Santika, sementara Wakil Wali Kota Maigus Nasir memantau dari SMPN 25 Padang. Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun kota yang tangguh dan masyarakat yang siap siaga. (Aldi))


Padang, Lenteraindonews.com --  – Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, S.HI., menegaskan bahwa kader dan anggota fraksinya di DPRD provinsi maupun kota/kabupaten tidak boleh lari dari kenyataan dan tuntutan masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam sambutan pembukaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Fraksi PKB DPRD se-Sumatera Barat, yang berlangsung di Pangeran Beach Hotel, Padang, pada Selasa (4/11/2025).

Firdaus menyoroti bahwa sebagai wakil rakyat, langkah pertama yang harus diambil adalah mendengarkan, bukan menghindar. “Kita tidak boleh lari, kita harus mendengarkan. Apapun kondisinya, apapun keluhannya,” ujarnya di hadapan para peserta.

Dalam konteks inilah, Firdaus menekankan pentingnya BIMTEK bagi peningkatan kapasitas anggotanya. Menurutnya, BIMTEK merupakan sarana vital untuk terus mengupdate pengetahuan dan pemahaman, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran.

Ia menegaskan bahwa ilmu yang didapat bukan untuk mengelak dari permintaan rakyat, melainkan untuk membekali diri dalam melayani masyarakat dengan lebih baik.


Medsos sebagai Strategi Politik

Poin utama lain yang menjadi fokus Firdaus adalah pemanfaatan media sosial (medsos). Di era teknologi saat ini, setiap kader wajib menguatkan medsosnya untuk melaporkan kinerja.

“Politik kita ya gak bisa kita berpolitik diam-diam sembunyi-sembunyi, itu sudah gak zamannya lagi. Kehadiran medsos harus menjadi bagian dari strategi politik kita untuk menguatkan PKB di masa yang akan datang,” tegas Firdaus.

Ia memperingatkan, jika tidak memanfaatkan medsos dengan maksimal, para anggota dewan akan dianggap tidak bekerja oleh masyarakat. Bagi anggota yang belum mahir, Firdaus memberikan solusi praktis: “Sisihkan gajinya sekian untuk staf yang bisa mengelola medsos. Itu bagian dari berbagi rezeki.”

Strategi Menghadapi Pemilu 2029

Melihat sukses kenaikan suara PKB pada pemilu sebelumnya, Firdaus mengingatkan bahwa mempertahankan pencapaian tersebut adalah pekerjaan yang sangat berat. Oleh karena itu, ia meminta agar para kader tidak menunggu hingga mendekati pemilu untuk memulai kampanye.

“Kita mulai pelan-pelan melakukan  meyakinkan masyarakat bahwa kita adalah kader-kader yang layak dan bertanggung jawab,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk fokus bekerja dan melaksanakan kewajiban saat ini, sambil terus berkontribusi memperkuat partai.(Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com --  Kesigapan masyarakat Kota Padang dalam menghadapi ancaman gempa dan tsunami akan diuji dalam sebuah simulasi evakuasi skala besar yang telah dipersiapkan secara matang. Berdasarkan rencana, geladi bersih yang melibatkan puluhan kelurahan ini akan dipusatkan pada 5 November 2025 mendatang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang memastikan bahwa segala persiapan menuju hari-H telah memasuki tahap final. Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa persiapan yang komprehensif telah dilakukan jauh hari untuk memastikan simulasi berjalan efektif.

"Kami tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat. Sosialisasi intensif, seminar, workshop, hingga gladi peta dan gladi ruang telah kami laksanakan. Edukasi kepada warga adalah kunci utamanya," ujar Hendri, Senin (3/11/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa pamflet informatif telah disebarluaskan ke seluruh zona merah. Langkah ini diambil agar setiap warga memiliki pengetahuan yang memadai tentang tindakan yang harus diambil saat bencana benar-benar terjadi.

Sirine Akan Bergema, Warga Diminta Evakuasi

Menurut rencana yang telah disusun, pada tanggal 5 nanti, sirine peringatan akan dihidupkan sebagai tanda dimulainya simulasi. Secara berurutan, bunyi sirene pertama pada pukul 10.00 WIB akan menandakan terjadinya gempa bumi. Beberapa waktu kemudian, sirene kedua yang menandai peringatan tsunami akan menyusul berkumandang.

Saat itulah, seluruh warga di 55 kelurahan yang tercakup dalam zona merah tsunami diminta untuk segera bergerak dengan berjalan cepat menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang telah ditetapkan. Lokasi-lokasi TES tersebut dapat dilihat langsung oleh masyarakat melalui situs resmi Pemerintah Kota Padang di padang.go.id.

Hendri Zulviton sekali lagi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya yang berdomisili di kawasan rawan, untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan dan kedisiplinan.

"Simulasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah edukasi kebencanaan yang menyeluruh. Partisipasi tertib dari warga sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cedera atau kepanikan, sekaligus mengasah naluri keselamatan mereka," pungkas Hendri. Kegiatan ini diharapkan dapat memantik kesadaran kolektif akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com --  Partisipasi dalam lomba Padang Rancak Award 2025 masih perlu dikebut. Baru 25% Rukun Tetangga (RT) di Kota Padang yang telah mendaftar sejak lomba ditabuh pada 1 November lalu.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang per Selasa (4/11/2025), dari total 3.450 RT, baru 867 RT yang telah mendaftarkan diri melalui aplikasi Padang Mobile. Menyikapi hal ini, Wali Kota Padang Fadly Amran turun tangan memberikan imbauan langsung.

"Saya mengajak seluruh warga Kota Padang, terutama Bapak dan Ibu Ketua RT, untuk mengikuti lomba Padang Rancak Award 2025. Caranya mudah, cukup dengan mendaftarkan RT masing-masing di aplikasi Padang Mobile, kita semua harus perlu akrab dengan aplikasi ini," imbau Fadly Amran, Selasa (4/11/2025) sore.

Peta Partisipasi Antar Kecamatan

Dari peta pendaftaran, Kecamatan Nanggalo memimpin dengan capaian 45,3% (105 RT dari 232 RT). Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Lubuk Begalung (37,6%) dan Pauh (31,2%).

Sementara itu, sejumlah kecamatan masih mencatatkan partisipasi di bawah rata-rata kota. Kecamatan Padang Selatan menjadi yang terendah dengan hanya 9,8% RT yang mendaftar (27 RT dari 276 RT).


Empat Tahap Menuju Juara

Lomba Padang Rancak Award yang berlangsung hingga 1 Desember 2025 ini terdiri dari empat tahap penilaian berjenjang:

1. Tahap I (1-15 Nov): Penilaian Mandiri. Ketua RT mengisi formulir di aplikasi Padang Mobile yang mencakup indikator layanan LPS, Bank Sampah, dan pengolahan sampah.

2. Tahap II (10-17 Nov): Penilaian Wilayah. Camat, Lurah, dan RW melakukan penilaian berdasarkan aspek kebersihan, keindahan, ketertiban, dan tata ruang.

3. Tahap III (18-21 Nov): Verifikasi Lapangan. Sebanyak 300 mahasiswa akan turun ke lapangan untuk memverifikasi 600 RT nominasi terbaik.

4. Tahap IV (24 Nov-1 Des): Penilaian Final. Tim Juri yang terdiri dari akademisi, jurnalis, dan LSM akan menilai konsistensi, inovasi, dan dampak nyata gerakan warga.

Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Wali Kota Fadly Amran juga mengingatkan soal hadiah menarik yang disediakan. Untuk tingkat kota, disediakan hadiah sebesar Rp10 juta masing-masing untuk LPS dan Bank Sampah terbaik, serta Rp8 juta masing-masing untuk RW dan RT terbaik.

Selain itu, disediakan pula hadiah untuk 33 RW dan 231 RT pemenang di tingkat kecamatan, dengan total hadiah yang disiapkan mencapai ratusan juta rupiah. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 1 Desember 2025.

Melalui lomba ini, Pemerintah Kota Padang berharap dapat memacu semangat gotong royong warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik. (Aldi)

Batipuah Baruah, Lenteraindonews.com -- Nagari Batipuah Ateh berhasil menyabet gelar Penampil Terbaik I dalam Festival Pasambahan Kato se-Padang Panjang, Batipuh dan X Koto (Pabasko) acara ini berlangsung selama dua hari, pada 1-2 November 2025. Prestasi ini diraih setelah penampilan mereka memukau dewan juri dengan total nilai tertinggi, 989.

Festival budaya bergengsi yang digelar di Lapangan Balai Gadang dan Surau Nagari Lubuak Bauak, Nagari Batipuah Baruah ini, diikuti oleh 19 kelompok dari berbagai nagari di wilayah Pabasko. Masing-masing kelompok menampilkan "Pasambahan Pengantar Marapulai," sebuah tradisi adat Minangkabau yang penuh dengan nilai etika dan filosofi komunikasi.Sabtu, (1/11/2025)

Membuka acara Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah dalam pelestarian budaya. “Kebudayaan merupakan cerminan jati diri dan identitas masyarakat Minangkabau yang tak ternilai harganya. Melalui pelestarian budaya, kita tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memperkuat karakter dan persatuan,” ujarnya.

Kerja keras membawa keberhasilan Nagari Batipuah Ateh.

Sebelum lomba, seluruh peserta telah mengikuti sosialisasi yang dibawakan langsung oleh budayawan Minangkabau yang dihormati, Musra Dahrizal Katik jo Mangkuto atau yang akrab disapa Mak Katik. 

Mak Katik, menjadi salah satu juri, menilai penampilan berdasarkan enam unsur kriteria ketat, meliputi ketepatan bahasa adat, intonasi, gerak tubuh, etika, penghayatan, dan struktur pasambahan.

Penampilan Nagari Batipuah Ateh pada Sabtu siang dengan nomor undian 09, dinilai sukses menghayati seluruh kriteria tersebut. “Penampilan mereka berhasil memikat berkat penghayatan mendalam, ketepatan bahasa adat, serta penguasaan irama dan gerak tubuh yang selaras dengan nilai-nilai kesopanan Minangkabau,” seperti disampaikan dewan juri.

Berikut ini keenam pemenangnya. Penampil Terbaik II hingga VI diraih oleh Nagari Batipuah Baruah (980), Nagari Singgalang (979), Nagari Gunuang Rajo (950), Nagari Aia Angek (945), dan Nagari Paninjauan (940).

Acara ditutup penutupan dengan penyerahan hadiah dan sertifikat serta penampilan Upiak Isil turut memeriahkan pengunjung dengan hadiah dorprize. (Noval)



Padang, Lenteraindonews.com – Gerakan Rakyat Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi melantik pengurusnya se-provinsi dalam acara yang digelar di The Axana Hotel, Padang, Sabtu (01/11/25). Acara yang dihadiri tokoh nasional Anies Rasyid Baswedan ini menandai momentum konsolidasi organisasi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, SH., M.H., menyampaikan kebanggaannya karena organisasi yang telah berusia satu tahun ini kini memiliki struktur di 38 provinsi dan 475 DPD se-Indonesia.

Sahrin menekankan tiga pedoman mendasar bagi seluruh pengurus:

  1. Merawat Jiwa Keras Kesatria: Membela kepentingan rakyat dengan berani dan tegas, tanpa melupakan nilai-nilai luhur.
  2. Musyawarah Mufakat: Menyelesaikan setiap masalah melalui komunikasi yang baik untuk mencapai tujuan bersama.
  3. Gotong Royong: Membangun organisasi dengan semangat kebersamaan dan solidaritas.

“Organisasi kita lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kita harus selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Sahrin.

Puncak acara pada sesi Vox Populi diisi oleh Dr. Anies Rasyid Baswedan. Dalam orasinya, Anies menekankan bahwa gerakan rakyat sejati lahir dari kesadaran, bukan kepentingan sempit.

“Kita hadir untuk menguatkan harapan dan menyalakan api perubahan di setiap hati rakyat Indonesia,” ujar Anies, yang disambut tepuk tangan meriah.

Acara yang juga diisi dengan dialog kebangsaan ini mengukuhkan komitmen Gerakan Rakyat untuk bergerak bersama masyarakat, membawa semangat perubahan dan keadilan dari Sumbar untuk Indonesia. (Aldi)

Padang, Lenteraindonews.com -- Ajang Padang Skateland 2025 resmi digulirkan di Lapangan Skatepark Padang, Jalan Samudera, kawasan Pantai Padang, Sabtu (1/11/2025). Lokasi strategis berhadapan langsung dengan pemandangan Samudera Hindia menjadikan  ini kompetisi yang menantang. Dan juga menjadi simbol integrasi antara olahraga modern dan pesona wisata pantai Padang.


Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya membuka acara, mengungkapkan nilai investasi dan sejarah dibalik pembangunan fasilitas ini. "Pembangunan Skatepark Padang ini merupakan komitmen serius Pemko dengan investasi sebesar Rp 3,5 miliar. Fasilitas berstandar internasional ini kami hadirkan bukan sekadar sebagai infrastruktur, tetapi sebagai ladang investasi untuk mencetak generasi cikal bakal atlet kelas dunia," tegas Fadly yang hadir didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Yudi Indra Sani.


Fadly menekankan bahwa dari venue inilah diharapkan akan lahir atlet-atlet skateboard masa depan yang mampu bersaing di kancah Olimpiade dan kejuaraan global. "Setiap atlet hebat di dunia berawal dari fasilitas dan wadah kompetisi yang memadai. Melalui Padang Skateland, kami ingin menyalakan api semangat itu, membentuk generasi cikal bakal atlet yang bermental juara dan dikenal di pentas dunia," ujarnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan Program Unggulan (Progul) "Jelajah Padang" untuk mendongkrak pariwisata dan program "Padang Balomba" yang mendorong anak muda berprestasi. Event ini sukses menarik perhatian internasional dengan diikuti oleh lebih dari 75 skateboarder dari berbagai daerah, termasuk Medan, Kepulauan Riau, dan partisipasi peserta dari Malaysia.


Kualitas venue menjadi daya tarik utama. Ketua Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Sumbar, Harry Algamar, menyatakan kebanggaannya. "Dari sepuluh skatepark terbaik di Indonesia, tiga di antaranya ada di Sumbar, dan Skatepark Padang adalah salah satu yang terdepan. Fasilitas ini adalah kebanggaan kami dan pondasi yang kuat untuk melahirkan bakat-bakat baru," ujar Harry.


Keberhasilan Padang Skateland 2025 membuktikan bahwa dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan visi yang jelas, kota ini sedang mempersiapkan tunas-tunas atlet andal yang suatu hari nanti akan mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga dunia. (Aldi)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.