![]() |
| (Dukungan Pemko Padang untuk pendidikan Paket A, B, C bagi 101 warga binaan Lapad Padang) |
PADANG, -- Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Program Pembinaan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bagi 101 warga binaan di Lapas Kelas IIA Padang pada Kamis (23/7/2026).
Program strategis ini terwujud berkat kolaborasi interaktif antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang dengan Yayasan Pendidikan Gempita Sumatera Barat.
Langkah tersebut dirancang sebagai sarana pemenuhan hak konstitusional warga binaan sekaligus modal akademis penting saat mereka kembali berintegrasi dengan masyarakat.
Tembok penjara tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk terus belajar dan memperbaiki kualitas diri dan juga berkomitmen untuk memperluas cakupan kerja sama ke ranah pemberdayaan ekonomi.
"Pendidikan kesetaraan ini adalah instrumen penting untuk mendongkrak Angka Harapan Sekolah di Kota Padang secara inklusif. Ke depan, Pemko Padang siap memperkuat sinergi dengan menghadirkan berbagai pelatihan keterampilan vokasional agar warga binaan memiliki daya saing mandiri setelah selesai menjalani masa pidana," tegas Fadly di Aula Sahardjo Lapas Padang.
Secara teknis, pembelajaran nonformal ini mencakup jenjang Sekolah Dasar melalui Paket A, Sekolah Menengah Pertama melalui Paket B, serta Sekolah Menengah Atas melalui Paket C.
Sinergi inj mampu memberikan legitimasi formal yang membuka peluang kerja maupun wirausaha bagi mantan warga binaan, sekaligus menekan angka residivisme di wilayah Sumatera Barat. (Aldi)
