Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menyambut HJK ke-357, "Pasukan Oranye" DLH Padang Bersihkan Kawasan Tugu Merpati Perdamaian Pasca Hujan Lebat

Senin, 20 Juli 2026 | Juli 20, 2026 WIB Last Updated 2026-07-20T09:41:22Z

(Pantai Muaro Lasak, destinasi wisata Kota Padang)


Padang, – Suasana di kawasan wisata Pantai Padang, tepatnya di sekitar ikon Tugu Merpati Perdamaian Muaro Lasak, terlihat sepi setelah diguyur hujan lebat sejak siang hari.


Enam anggota kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang terlihat bergerak cepat membersihkan kawasan paantai pasca diguyur hujan lebat.


Aksi bersih-bersih ini selain kegiatan rutin, juga Momen ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan diperingati pada 6–10 Agustus 2026 mendatang .


Tugu Merpati Perdamaian: Ikon yang Direvitalisasi

Lokasi pembersihan difokuskan di sekitar Tugu Merpati Perdamaian, monumen setinggi 8 meter berbentuk origami burung merpati yang diresmikan pada 2016 silam. 


Tugu ini menjadi simbol perdamaian dan persatuan sekaligus destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Pantai Padang.


"Kami ingin memastikan kawasan wisata Muaro Lasak ini tampil prima. Tugu Merpati Perdamaian adalah salah satu ikon kebanggaan Kota Padang yang harus kita jaga kebersihan dan keindahannya, apalagi menjelang perayaan besar HJK," ujar salah satu petugas yang ditemui di lokasi.



Hujan Lebat dan Tantangan Kebersihan

Hujan deras yang mengguyur sejak siang hari mengakibatkan tumpukan sampah dan material terbawa arus ke bibir pantai, mengganggu estetika kawasan.


Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi "Pasukan Oranye" yang harus bekerja ekstra membersihkan kawasan agar kembali nyaman bagi pengunjung .


Berdasarkan pantauan rekan media Aldi dan Afridon, sampah-sampah tersebut langsung dikumpulkan dan diangkut untuk menjaga kebersihan Pantai Padang yang merupakan destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.


HJK 2026: Tema Gastronomi dan Kebersihan

Tema besar HJK Padang tahun ini adalah "Padang Road to Gastronomi City", sejalan dengan upaya Kota Padang menuju pengakuan UNESCO sebagai Kota Kreatif Gastronomi pada 2027 . Berbagai agenda kuliner seperti Padang Gastronomy Market di Jalan Batang Arau dan tradisi Bajamba akan digelar.


Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menegaskan bahwa rangkaian HJK tahun ini bukan sekadar pesta rakyat, tetapi juga ajang promosi budaya dan gastronomi daerah.


Dengan adanya aksi pembersihan ini, diharapkan kawasan wisata Muaro Lasak dan Tugu Merpati Perdamaian dapat menjadi wajah representatif Kota Padang yang bersih, indah, dan nyaman bagi para tamu yang hadir dalam perayaan HJK ke-357.(A/F)

×
Berita Terbaru Update