Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Muscab PPP se Sumbar Memperkuat Fondasi Transformasi Partai Ka'bah untuk Indonesia

Sabtu, 09 Mei 2026 | Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T10:19:50Z
(Musyawarah meja bundar anggota dan ketua DPC PPP, untuk suksenya visi dan misi partai))


Padang, – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Barat menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sumbar di Hotel Rocky Padang, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini mengusung tema besar "Memperkuat Fondasi Transformasi Partai PPP untuk Indonesia."


Tema tersebut sengaja dipilih sebagai penguatan identitas PPP sebagai partai yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. Selain itu, Muscab ini juga bertujuan untuk menyatukan visi dan misi seluruh kader di level kabupaten/kota menuju Pemilu 2029.


Acara ini dihadiri oleh seluruh ketua cabang (DPC) dan ketua ranting (PAC) se-Sumatera Barat, menunjukkan soliditas dan antusiasme tinggi dari semua struktur partai di provinsi tersebut. Tidak hanya pengurus DPW, tetapi juga perwakilan dari setiap tingkatan kepengurusan hadir memenuhi ruang musyawarah.


Ketua DPW PPP Sumbar, Muhamad Iqbal, menyampaikan rasa syukur karena seluruh elemen partai dari cabang hingga ranting bergerak bersama. "Ini adalah momen penting untuk memperkuat fondasi dari bawah. Transformasi partai tidak mungkin terjadi tanpa kesatuan visi dan misi di semua lini. Kami optimistis PPP Sumbar bangkit menuju 2029," tegasnya.


Sementara itu, Wakil Sekretaris Wilayah PPP Sumbar, Herdiyulis, menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab serentak ini merupakan pertama kalinya di mana semua DPC sepakat bermusyawarah bersama di tingkat provinsi. Menurutnya, keputusan ini tetap mengacu pada Peraturan Organisasi (PO) Nomor 16 Tahun 2005, namun dengan mekanisme yang lebih efisien.


"Kami satukan langkah. Yang dipilih dalam Muscab ini bukan langsung seluruh pengurus, melainkan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan DPC. Jumlah formatur disesuaikan dengan jumlah kecamatan di masing-masing daerah," jelas Herdiyulis.


Ia menambahkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal lumrah, namun semangat persatuan tetap diutamakan. "Kalaupun ada dinamika, kita selesaikan dengan musyawarah. Karena perbedaan itu indah, asalkan kita tetap pada fondasi transformasi partai untuk Indonesia yang lebih baik," tutupnya.( Aldi)

×
Berita Terbaru Update