Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DR. Bobby Indra Utama : POGI Sumbar Fokus Turunkan AKI dan AKB

Selasa, 05 Mei 2026 | Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T05:17:53Z
(DR. dr. Bobby Indra Utama,  Ketua Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumatera Barat periode 2025-2028) 


Padang – Pengurus Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumatera Barat periode 2025-2028 resmi dilantik pada Minggu (3/5/2026) di Hotel Truntum Padang. Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program strategis di bidang kesehatan reproduksi perempuan.


Pelantikan dipimpin oleh DR. dr. Bobby Indra Utama, Sp.OG, Supsp.Urogin.Re sebagai Ketua POGI Sumbar yang baru. Ia merupakan dokter spesialis kandungan dengan sub spesialis uroginekologi rekonstruksi yang secara khusus menangani penyakit atau gangguan pada dasar panggul.


Pelantikan pengurus secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah. Kehadiran gubernur langsung dalam acara ini menandakan besarnya perhatian pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di provinsi tersebut.


Kepengurusan baru ini adalah memperkuat kolaborasi untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kesehatan reproduksi perempuan di Sumatera Barat melalui sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.


Secara kelembagaan, fungsi POGI adalah sebagai wadah profesional bagi dokter spesialis obstetri dan ginekologi dalam mengembangkan standar pelayanan, edukasi masyarakat, advokasi kebijakan kesehatan perempuan, serta melakukan riset dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan reproduksi. Organisasi ini berperan aktif dalam pencegahan kanker serviks, gangguan dasar panggul, hingga pendampingan ibu hamil dan masa menopause.


Disela-sela pelantikan, Ketua POGI Sumbar, DR. Bobby menyampaikan bahwa POGI berkomitmen menjaga kualitas dan kehidupan seorang perempuan sejak awal kehamilan hingga masa menopause. "Target pemerintah adalah generasi emas 2045. Kami akan berkolaborasi dengan instansi atau stakeholder lainnya dalam rangka meningkatkan dan menjaga hidup seorang perempuan, mencegah angka kematian, mencegah kanker serviks, dan semua yang berhubungan dengan reproduksi perempuan," tegasnya.


Dengan kepengurusan baru yang dipimpin oleh dokter subspesialis uroginekologi, diharapkan berbagai tantangan kesehatan reproduksi perempuan di Sumatera Barat dapat ditangani secara lebih komprehensif dan terintegrasi.(Aldi)

×
Berita Terbaru Update