Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Padang Resmikan Pondok Belajar Santri Wakaf dan Launching Smart Tahfiz Pesantren Nurul Yaqin

Selasa, 07 April 2026 | April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-24T13:53:38Z
(Fadly resmikan Pesantren Nurul Yaqin Al-Huffaz, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung)


Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran meresmikan Pondok Belajar Santri sekaligus meluncurkan Program Smart Tahfiz di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Al-Huffaz, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Selasa malam (7/4/2026). Peresmian ini menjadi rangkaian dari kegiatan Halal Bihalal pondok pesantren tersebut yang dihadiri tokoh masyarakat, alim ulama, serta jajaran Pemerintah Kota Padang.


Pondok Belajar Santri yang diresmikan merupakan wakaf dari Wali Kota Padang atas nama almarhum Haji Amran, ayahanda Fadly Amran. Kehadiran pondok belajar ini menjadi bentuk nyata kontribusi keluarga besar Wali Kota dalam mendukung pendidikan keagamaan di Kota Padang.


Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Nurul Yaqin Al-Huffaz yang dinilainya telah berkontribusi besar dalam mendukung pendidikan keagamaan, sejalan dengan Program Unggulan Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang. 


Ia menegaskan bahwa Smart Surau bukanlah program baru, melainkan penguatan dari aktivitas keagamaan yang telah lama tumbuh di masyarakat seperti subuh berjamaah dan pembinaan generasi muda di lingkungan masjid, musala, dan pesantren.


"Program ini bukan hal baru, melainkan penguatan dari gerakan yang sudah ada, seperti subuh berjamaah dan pembinaan generasi muda di lingkungan keagamaan. Kehadiran Smart Tahfiz ini juga sejalan dengan penguatan ruang pembelajaran digital sebagai bagian dari implementasi Smart Surau," ujar Fadly Amran.


Fadly Amran menjelaskan bahwa konsep Smart Surau memiliki tiga pendekatan utama, yakni ibadah melalui Subuh berjamaah, pendidikan melalui ruang pembelajaran digital, serta sosial melalui kegiatan remaja masjid. Pemerintah Kota telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 56 miliar untuk pelaksanaan program ini. Dengan penguatan Smart Tahfiz, ia berharap generasi muda memiliki benteng moral yang kokoh.


"Kami meyakini bahwa pembinaan karakter generasi muda harus dimulai dari masjid dan lingkungan keagamaan. Jika anak-anak kita terbiasa disiplin sejak dini, dekat dengan Al-Qur'an, dan aktif di masjid, insya Allah mereka akan memiliki benteng moral yang kuat," pungkasnya. (Aldi)

×
Berita Terbaru Update