![]() |
(Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD). Sebanyak 44 perenang cilik terbaik dari tingkat SD se Kota Padang saling berpacu di lintasan air.) |
PADANG - Upaya Pemerintah Kota Padang dalam menjaring potensi atlet masa depan sejak usia dini terus menunjukkan tren positif. Lewat inisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) sukses memasuki hari kedua pelaksanaan. Kompetisi bergengsi ini menjadi panggung penting untuk melahirkan generasi baru yang siap mengharumkan nama daerah.
Atmosfer persaingan sengit begitu terasa saat cabang olahraga renang mulai dipertandingkan di Kolam Renang Teratai, Kawasan GOR H. Agus Salim, Padang, pada Selasa (19/5/2026). Sebanyak 44 perenang cilik terbaik dari tingkat SD yang mewakili berbagai kecamatan se-Kota Padang saling berpacu di lintasan air. Demi memperebutkan podium tertinggi, setiap kecamatan mengirimkan empat delegasi terbaiknya yang terdiri atas dua atlet putra dan dua atlet putri.
Penanggung Jawab O2SN tingkat SD Kota Padang, Mairul Chandra, menerangkan bahwa seluruh peserta yang berlaga di tingkat kota ini merupakan para juara yang lolos dari fase seleksi ketat di tingkat kecamatan. Berdasarkan data registrasi daring, fase awal di kecamatan sebenarnya mencatat antusiasme yang sangat masif, yakni diikuti oleh 96 peselam putra dan 77 peselam putri. "Namun, untuk tingkat Kota Padang, kompetisi hanya diikuti oleh peserta yang berhasil meraih predikat terbaik pertama dan kedua di tingkat kecamatan," katanya.
Di sisi lain, Mairul menjelaskan adanya perbedaan skema kompetisi untuk kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berbeda dengan tingkat SD, cabor renang untuk jenjang SMP langsung dipertandingkan di tingkat kota tanpa melewati penyaringan di tingkat kecamatan terlebih dahulu. Para peserta SMP merupakan utusan langsung dari sekolah mereka masing-masing, dengan total keterlibatan sebanyak 42 perenang yang terdiri dari 30 atlet putra dan 12 atlet putri.
Pihak penyelenggara juga mengapresiasi lonjakan jumlah partisipan pada gelaran tahun ini yang dinilai sebagai sinyal positif bagi ekosistem olahraga usia dini. "Ini membuktikan bahwa antusiasme siswa, dukungan orang tua, serta masyarakat sangat luar biasa untuk mewujudkan visi 'Padang Juara' dalam event 'Padang Balomba' yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya terkait tingginya angka kepesertaan tersebut.
Pada O2SN kali ini, para atlet muda bertarung dalam empat nomor perlombaan untuk kategori putra dan putri, meliputi nomor 50 meter gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, serta gaya kupu-kupu. Melalui turnamen yang mengedepankan nilai-nilai sportivitas ini, Pemkot Padang menaruh harapan besar agar para pemenang di tingkat kota hari ini mampu mempertahankan performa terbaik mereka, hingga nantinya bisa melesat menjadi utusan daerah ke tingkat provinsi dan nasional (Aldi)
