PADANG, — Langkah sepuluh pelajar berprestasi asal Kota Padang untuk mengukir sejarah di panggung pengibaran bendera pusaka resmi dimulai. Jajaran Pemerintah Kota Padang secara resmi mengirimkan delegasi muda terbaiknya untuk bertarung memperebutkan posisi prestisius dalam jajaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga level Nasional tahun 2026. Pelepasan kontingen ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Rumah Dinas Wali Kota pada Jumat (8/5/2026).
Target tinggi diusung oleh pemerintah daerah dalam pengiriman delegasi tahun ini, yakni menembus barisan utama Paskibraka di tingkat pusat. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Syahendri Barkah, memaparkan bahwa sepuluh utusan yang terdiri atas lima putra dan lima putri tersebut merupakan figur pilihan yang telah lolos dari fase penyaringan ketat selama satu bulan penuh. "Kita berharap sepuluh calon kita ini, putra dan putri, maju ke tingkat provinsi semua," katanya optimis.
Syahendri menambahkan, demi mewujudkan impian meloloskan perwakilan ke ibu kota, Pemko Padang sebelumnya telah menggelar rangkaian seleksi komprehensif yang dipusatkan di Youth Center serta Balai Kota Padang. Standardisasi penilaian yang diterapkan pun terbilang sangat kompleks, mencakup uji wawasan ideologi Pancasila, potensi akademik, ketahanan fisik, jiwa kepemimpinan, hingga penguasaan bahasa asing, unjuk talenta, serta wawancara mendalam. "Dan kalau bisa berharap lebih lagi, ada yang mewakili Kota Padang untuk tingkat nasional," ujarnya terkait harapan besar pemerintah daerah.
Adapun sepuluh nama pelajar yang dipercaya menyandang status sebagai utusan Kota Padang pada seleksi tahun 2026 ini di antaranya ialah Ahmad Zaki Amran, Andres Pratama, Fadil Muhammad Syukur, Ihsan Al Ghifari, serta Raffi Al Khair di barisan putra. Sementara untuk melengkapi formasi di kategori putri, terdapat nama Aisyah Fitriani, Amira Balqis, Kayla Syifa, Nabila Putri, hingga Raisya Maharani yang siap menunjukkan kapasitas terbaik mereka di depan tim penguji provinsi.
Bekal persiapan matang serta gemblengan fisik dan mental yang telah dilewati selama masa karantina lokal memicu rasa optimisme tinggi di internal Pemko Padang. Pihak manajemen kota meyakini seluruh delegasi mampu menampilkan performa maksimal dan tidak gentar bersaing dengan perwakilan dari kabupaten atau kota lainnya, demi mengamankan tiket menuju upacara sakral pada 17 Agustus mendatang.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam amanat resminya menitipkan pesan mendalam agar seluruh anggota kontingen senantiasa menjaga kedisiplinan dan memperlihatkan kualitas mental juara selama masa seleksi bergulir. Beliau mengingatkan bahwa pundak para remaja ini kini memikul harapan besar dari banyak pihak. "Ananda semua membawa harum nama pribadi, keluarga, dan Kota Padang. Mudah-mudahan bisa sampai ke tingkat nasional," katanya memotivasi para peserta sebelum bertolak ke lokasi perlombaan.(Aldi)
