![]() |
| (Sehari kegiatan Donor Darah Buddha Tzu Chi sukses kumpulkan 300 kantong darah) |
PADANG — Yayasan Buddha Tzu Chi Padang kembali menggelar aksi kemanusiaan berupa kegiatan donor darah berkala dan berkelanjutan setiap tiga bulan sekali, kegiatan rutin ini sukses melampaui target dengan mengumpulkan lebih dari 300 kantong darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di UTD PMI Kota Padang. Minggu, (1/11/2026)
Yayasan Buddha Tzu Chi bekerja sama dengan petugas medis UTD PMI Kota Padang menerjunkan layanan Mobile Unit. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penerapan standar medis yang ketat, dimulai dari pendaftaran peserta, pemeriksaan kesehatan awal seperti cek golongan darah dan tekanan darah, proses pengambilan darah, hingga tahap pemulihan kondisi pendonor.
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Pak Kaidir, menyampaikan bahwa aksi donor darah ini merupakan agenda rutin yayasan sebagai wujud kepedulian nyata terhadap sesama, tanpa memandang latar belakang sosial maupun agama.
"Donor Darah ini memang kegiatan rutin kami setiap tiga bulan sekali. Alhamdulillah hari ini donor darah sudah mencapai 300 kantong lebih dan sudah mencapai target," ujar Pak Kaidir saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan bahwa peserta donor berasal dari masyarakat umum, warga sekitar serta karyawan dari mitra lembaga yang memiliki hubungan kerja sama, seperti Bank Mandiri.
Untuk memberikan apresiasi kepada para pendonor, selain bingkisan nutrisi standar dari PMI seperti telur dan mi instan, pihak Yayasan Buddha Tzu Chi juga memberikan bantuan beras satu kantong kepada setiap peserta donor.
"Dari PMI kan ada telur dan Indomie, sedangkan dari Tzu Chi kita berikan beras satu kantong untuk para peserta," jelasnya.
Menyinggung sejarah dan kiprah organisasi, Pak Kaidir menceritakan bahwa Yayasan Buddha Tzu Chi didirikan pertama kali di Taiwan oleh seorang Bikuni pada tahun 1966. Di Indonesia, yayasan ini telah bergerak sejak tahun 1993, sementara keberadaannya di Kota Padang telah memasuki usia 12 tahun.
Lebih lanjut, Pak Kaidir menegaskan bahwa seluruh gerakan yang diusung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi murni berfokus pada pilar kemanusiaan, sosial, pendidikan, dan nilai-nilai humanis.
Di Sumatera Barat, yayasan ini telah melakukan berbagai aksi nyata, mulai dari pembangunan fasilitas pendidikan hingga rehabilitasi pascabencana.
"Di Tzu Chi ini fokus bantuannya mencakup bidang sosial, pendidikan, dan humanis. Kita pernah membangun sekolah di SMA N 1 Padang, serta membangun 500 unit rumah bagi masyarakat nelayan dan warga terdampak bencana.
Walaupun namanya Buddha Tzu Chi, gerakan kita adalah gerakan kemanusiaan murni. Kita tidak membeda-bedakan ras, agama, maupun suku, dan tetap menghormati budaya masing-masing," pungkas Pak Kaidir menutup wawancara.
Melalui kegiatan donor darah rutin ini, Yayasan Buddha Tzu Chi Padang berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemanusiaan serta mempererat rasa persaudaraan lintas elemen masyarakat di Kota Padang dan Sumatera Barat. (Aldi)
