Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sokong Program "Padang Juara", SMPN 7 Padang Matangkan Persiapan Hadapi Ajang FLS3N 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T03:57:19Z
(SMP Negeri 7 Padang terus mematangkan kesiapan  dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).

PADANG, -- Delegasi siswa dari SMP Negeri 7 Padang terus mematangkan kesiapan mereka menjelang kompetisi seni bergengsi di tingkat lokal. Para pelajar pilihan ini terpantau tengah menjalani rangkaian latihan intensif demi bisa bersaing maksimal dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Padang yang dijadwalkan bergulir pada 13-15 Mei 2026. Kompetisi tahunan ini diselenggarakan langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.


Kepala SMP Negeri 7 Padang, Fitria Yenira, menegaskan bahwa manajemen sekolah berkomitmen penuh dalam mengawal dan memfasilitasi bakat-bakat seni yang dimiliki para siswanya. Dukungan riil tersebut diwujudkan melalui penyediaan sarana latihan yang representatif serta dukungan anggaran yang disalurkan secara akuntabel. "Bentuk dukungan dari sekolah yakni memfasilitasi siswa-siswi tempat latihan dan anggaran yang diambil dari dana BOS sesuai arahan dan aturan yang berlaku," katanya memaparkan kebijakan internal sekolah.


Fitria menambahkan, demi menjaga efektivitas persiapan tanpa mengorbankan hak belajar siswa lain, pihak sekolah mengondisikan ruang budaya serta area sekitar musala sebagai lokasi pemusatan latihan harian. Langkah strategis ini dinilai sangat selaras dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Fadly Amran yang mengusung visi "Padang Juara", sekaligus senada dengan slogan utama SMPN 7 Padang sendiri, yaitu "Batagak Budi jo Prestasi".


Pada kesempatan yang sama, Guru Seni Budaya sekaligus Pembina Tim FLS3N SMPN 7 Padang, Kiki Ramadeni, menjelaskan bahwa garis standardisasi tim sudah dibentuk sejak awal tahun ini melalui fase penyaringan yang ketat sebelum melangkah ke program latihan rutin. Sebagai mentor untuk kategori tari, musik tradisional, dan ansambel campuran, ia sengaja menerapkan sistem seleksi bertahap demi mendapatkan komposisi anggota terbaik. "Anak-anak telah mengikuti latihan hampir setiap hari sejak bulan Januari hingga saat ini," ujarnya terkait komitmen para siswa di lapangan.


Untuk edisi tahun ini, SMPN 7 Padang memutuskan untuk memfokuskan kekuatan mereka pada tiga cabang perlombaan utama. Di sektor Ansambel Campuran, sekolah mengutus trio Evano Ashiddiq Bennev, Khalil Maulana Abiyu, dan Alariq Tsaqif Faeeza. Sementara pada cabang Musik Tradisional diisi oleh formasi Irena Shakila Rori, Rubi Viki Tsurayya, Arkan Ghaisan Arikhno, Rayyan Rabbani Anindya, bersama Haniyah Tiara Putri, serta kategori Tari Kreasi yang mengandalkan kebolehan kolektif Chiara Shanyndiva, Chintia Putri Alia, Famouza Keanu Pratama, Lintang Radian, dan Rayhan Dinov Pratama.


Dengan bekal persiapan matang yang telah bergulir secara konsisten selama kurang lebih lima bulan terakhir, rasa optimistis tinggi kini menyelimuti internal SMPN 7 Padang. Pihak sekolah meyakini bahwa perjuangan panjang dan dedikasi tinggi dari seluruh anggota tim tidak akan sia-sia, serta berharap kontingen ini mampu melaju jauh hingga ke tingkat nasional sekaligus menjadi media efektif untuk memperkuat karakter siswa lewat pelestarian seni budaya bangsa.(Aldi)

×
Berita Terbaru Update