Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Modernisasi Pasar Raya, Fadli Amran Tekankan Arus Transaksi Pedagang

Senin, 25 Mei 2026 | Mei 25, 2026 WIB Last Updated 2026-05-24T18:27:27Z



PADANG — Pemerintah Kota Padang terus mematangkan langkah strategis untuk mempercantik dan memodernisasi kawasan Pasar Raya Padang. Sebagai bentuk transparansi, Dinas Perdagangan Kota Padang menggelar pertemuan tatap muka sekaligus sosialisasi bersama perwakilan pedagang di Lantai 3 Fase VII Pasar Raya Padang, Minggu (24/5/2026).


Agenda diskusi ini dihadiri oleh lintas pedagang dari berbagai blok strategis, mulai dari kawasan Sandang Pangan, Fase II, Gang Bemo, hingga para pelaku usaha yang selama ini menempati Blok II dan Blok III Pasar Raya.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa Pemko Padang tengah memprioritaskan program revitalisasi guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pasar. Pada tahap ini, fokus pembenahan akan dipusatkan di sepanjang Jalan Sandang Pangan serta optimalisasi area Basement di Blok II dan Blok III.


Menurut Fizlan, sosialisasi ini sangat krusial untuk menyamakan visi antara pemerintah dan pedagang. Terutama terkait cetak biru perbaikan infrastruktur fisik serta kesiapan menyongsong program digitalisasi pasar tradisional agar pedagang lokal bisa bersaing di era digital.


Selain perbaikan fasilitas utama, Pemko juga berencana menyuntikkan nilai estetika baru di kawasan pusat ekonomi tersebut, salah satunya dengan menghadirkan ikon air mancur.


Komitmen Fadli Amran untuk Pasar Raya
Menanggapi cetak biru penataan ini Wali Kota Padang, Fadli Amran menegaskan bahwa modernisasi Pasar Raya tidak boleh mengorbankan hajat hidup para pedagang yang sudah lama menggantungkan nasib di sana.


Ia meminta Dinas Perdagangan memastikan proses transisi dan perbaikan infrastruktur berjalan tanpa menyumbat roda ekonomi harian pasar.


"Modernisasi ini adalah kebutuhan agar Pasar Raya Padang tetap hidup, bersih dan memikat generasi baru untuk berbelanja. Namun, esensi dari penataan ini adalah memuliakan pedagang. Fasilitas utama mereka harus diperbaiki total, mulai dari drainase basement yang tidak boleh banjir lagi, hingga kenyamanan akses pembeli dan arus transaksi," ujar Fadli Amran dalam kesempatan terpisah.


Fadli juga menambahkan bahwa penerapan pasar harus dilakukan lewat pendampingan yang humanis, bukan pemaksaan. Menurutnya, inovasi sistem pembayaran atau pengelolaan stokbarang digital justru harus menjadi alat bantu yang mempermudah transaksi dan meningkatkan omzet para pedagang tradisional di Pasar Raya Padang. (Aldi)

×
Berita Terbaru Update