Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kota Padang dan Provinsi Sumbar Resmi Jalin Kerja Sama Ubah Sampah Jadi Listrik

Jumat, 10 April 2026 | April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T03:36:08Z

Padang – Sebuah langkah besar di bidang lingkungan hidup baru saja diambil. Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengolahan sampah menjadi energi listrik.


Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Istana Gubernuran Sumbar pada Kamis (9/4/2026). Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Ruseimy, membubuhkan tanda tangan secara langsung. Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup/BPLH, Diaz Hendropriyono. 


Tak hanya Padang, tiga kota lainnya, Bukittinggi, Solok, dan Padang Panjang juga ikut serta dalam inisiatif ini.


Solusi Jangka Panjang: Sampah yang Menyala

Menurut Fadly Amran, kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan strategi krusial untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terpadu, dan ramah lingkungan. Dengan volume sampah harian mencapai 700 ton, Kota Padang sangat membutuhkan solusi berkelanjutan.


"Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Fasilitas PSEL (Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik) adalah jawaban penting untuk masa depan. Mimpi mengubah sampah menjadi listrik kini mulai terwujud, " tegas Fadly, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta.


Target Nasional dan Sejarah Baru

Dari sudut pandang nasional, Diaz Hendropriyono menjelaskan bahwa proyek yang mengubah sampah menjadi listrik ini merupakan bagian dari upaya mencapai target pengelolaan sampah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029.


"Setelah tanda tangan ini, tahap selanjutnya adalah proses lelang dan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas. Proses mengubah sampah menjadi listrik ini harus kita kawal bersama. Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat terus memastikan progresnya berjalan dengan baik," ujar Diaz.


Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah. Menurutnya, ini adalah wujud nyata tanggung jawab kolektif terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang, di mana gunungan sampah perlahan berubah menjadi aliran listrik yang bermanfaat. (Lin)

×
Berita Terbaru Update