![]() |
| (Managing Director Yayasan Hasanah, Siti Kamariah Ahmad Subki di Pameran World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2025 - Padang) |
Padang, Lenteraindonews.com -- Yayasan Hasanah (Hasanah), lembaga filantropi di bawah Dana Kekayaan Negara Malaysia, Khazanah, hadir sebagai sponsor dalam World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2025, Pangeran Beach Hotel Padang Kamis, (27/11/2025)
Kehadiran mereka bertujuan memperluas pasar dan membangun kemitraan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Malaysia.
Managing Director Yayasan Hasanah, Siti Kamariah Ahmad Subki, menyatakan WIES adalah platform strategis untuk menghadirkan inovasi dan perubahan, khususnya di sektor makanan dan usaha kreatif.
“Kami menggabungkan berbagai bentuk modal, seperti granted financing, keuangan Islam, dan zakat, untuk membantu UKM membangun bisnis mereka,” ujarnya. Ia mencontohkan pertemuan batik dan songket dari Malaysia dan Indonesia sebagai bentuk pertukaran budaya dan bisnis.
Melalui agenda business matching, Yayasan Hasanah memperkenalkan lima UKM unggulan Malaysia:
- Seadling: Perusahaan solusi berbasis rumput laut.
- Tangankraf: Perusahaan seni dan kerajinan terbaik Malaysia.
- Antares Ventures: Perusahaan yang berinvestasi dalam teknologi transformatif di bidang energi dan pertanian.
- AtoZ Carbon Cycle: Perusahaan yang fokus pada pengembangan teknologi ekonomi berkelanjutan, seperti biodiesel dan biochar.
- Lambosari: Perusahaan pariwisata yang menghadirkan produk budaya di kota pesisir Terengganu, Malaysia.
Siti Kamariah juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan Indonesia, khususnya Sumatra. “Kami melihat banyak kesamaan budaya dan peluang bisnis di sektor kopi, teh, kakao, dan minyak asani. Sumatra memiliki sumber daya berkualitas, sementara Malaysia memiliki teknologi dan pasar. Kolaborasi ini akan menguntungkan kedua belah pihak,” tuturnya.
Sari Lenggogeni, Ketua Panitia WIES 2025, menyambut hangat delegasi Malaysia ini. “Kami bangga dan bersukacita menyambut Yayasan Hasanah. Kehadiran mereka membuka potensi kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya di sektor UMKM tetapi juga di bidang pendidikan,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari agenda, delegasi Yayasan Hasanah juga dijadwalkan bertemu dengan Rektor Universitas Andalas untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut.(Aldi)


Posting Komentar
Posting Komentar